[STUDI KASUS] Cara Menghasilkan Omset Rata-Rata 1 Milyar Per Bulan dengan Adwords

Studi kasus ini merupakan studi kasus lanjutan setelah fb ads DI SINI.

Saya menggunakan adwords sebagai channel marketing dengan budget terbesar yaitu 65% dari total marketing budget. Adwords terbukti sangat powerful mendatangkan trafik tertarget.

Dengan teknik yang tepat anda akan saksikan bagaimana sibuknya customer service anda menghadapi banjir pertanyaan pengunjung toko online yang berminat dengan produk anda!

O iya sedikit intro..

Bagi yang ingin tau lebih dekat dengan Saya bisa berkunjung ke:

blog Saya: ridhopratama.com

Baca Juga:

Versi PDF Studi Kasus Ini                    : Cooming Soon

Studi Kasus Google Facebook ads       : DI SINI

Studi Kasus Instagram Automation    : Cooming Soon

Email Marketing Automation               : Coming Soon

SEO for E commerce                               : Cooming Soon

Sedikit cerita background Saya…

Saya Ridho Pratama. Sehari-hari Saat study case ini dibuat, Saya bekerja sebagai digital marketing manager disebuah perusahaan di jakarta. Digital Marketing adalah pekerjaan sekaligus hobi saya! Selain itu Saya juga senang menulis buku digital marketing. Buku terbaru saya berjudul Teknik Jitu Meningkatkan Omset Dengan Facebook Ads.

Yuk kita bahas [STUDI KASUS] Google Adwords!
Berbeda dengan Facebook yang melakukan penargetan berdasarkan interes, Google adwords melakukan penargetan berdasarkan kata kunci (Keyword).

  • Facebook ibarat seorang penjual bakso. Dimana seseorang belum tentu membutuhkan bakso, namun karena setiap hari mas baksonya lewat sehingga seorang yang aslinya tidak butuh menjadi tertarik untuk membeli.
  • Adwords ibarat seorang penjual obat di apotik. Dimana seseorang sangat membutuhkan produk tersebut sehingga ia akan mendatangi apotik tersebut.

Dari perbedaan karaketeristik ini kita bisa mengkelompokkan audience untuk facebook adalah orang-orang yang memiliki ketertarikan pada bidang tertentu walaupun dia tidak butuh produk tersebut. Facebook cocok untuk menjual barang-barang hobi atau barang unik maupun perhiasan.

Sedangkan adwords sangat bagus digunakan untuk menjual barang-barang yang dibutuhkan sehingga orang rela menggunakan waktunya untuk mencari di search engine. Beriklan di google adword sangat cocok untuk menjual barang-barang yang dibutuhkan pembeli dengan cara mentarget kata kunci spesifik yang dicari oleh calon pembeli (Mesin, Jasa, Produk Kebutuhan Dll).

Namun demikian patokan diatas bukanlah patokan baku. Kita bisa mengubahnya satu sama lain karena untuk beberapa barang kebutuhan bisa kita gunakan facebook ads dengan teknik laser targeting atau kita bisa juga menjual barang unik selama ada pencarian untuk kata kunci barang tersebut.

Adapun dalam studi kasus ini saya akan membahas beberapa poin penting dalam beriklan di adwords untuk melejitkan omset ecommerce yang saya kelola.

  1. Mengapa menggunakan adwords

  2. Teknik Beriklan Di Adwords yang menguntung

  3. Keyword research

  4. Proses Pembuatan Campaign

  5. Setup Add Extension

  6. Setup Negative Keyword

  7. Optimasi Iklan

 1. Mengapa menggunakan adwords

Tahukah Anda

  1. Berdasarkan data April 2017 Jumlah pencarian di google 4,464,000,000 Perhari
  2. Google ads adalah sumber penghasilan terbesar google berdasarkan $79,4 Triliun (Google 2016)!
  3. Sebanyak 40% pengguna google mengklik iklan di google adwords pada kata kunci yang high commercial intent (Wordstreem)
  4. 98% pengguna google memilih bisnis yang tampil di halaman pertama pencaharian google! (BrighLocal).

2. Teknik Beriklan Di Adwords yang menguntungkan

Saya membagi iklan di adwords kedalam 3 fase

  1. Fase Awal: Data mining/ testing
  2. Fase Optimization
  3. Fase Scale Up

Pada fase awal, kita berusaha mengumpulkan data-sebanyak-banyaknya hingga kita memperolah jumlah tayangan yang cukup secara statistik agar kita bisa mengambil kesimpulan untuk scale up atau matikan keyword.

Pada fase awal ini Anda membutuhkan dana  yang cukup banyak tergantung dari persaingan kata kunci yang ditarget.

Pada fase Optimasi perlahan biaya iklan anda akan semakin efisien dan saat ini lah anda akan memanen hasil kerja anda seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung website anda dengan biaya yang jauh lebih murah.

Pada fase scale up ini adalah fase penting untuk mendominasi pasar, Anda dituntut untuk mempersiapkan tim yang mampu untuk menghandle permintaan pasar yang akan semakin besar seiring dengan penambahan budget iklan anda!

Beriklan di Adwords bisa sangat memusingkan karena banyaknya pengaturan yang harus anda pahami agar iklan tepat sasaran. Tanpa pengetahuan yang solid saya bisa jamin anda dapat dengan mudah menghabiskan jutaan rupiah sia-sia.

Di Studi kasus kali ini saya akan terangkan bagaimana membuat iklan google adwords yang mampu mendatangkan pembeli dan keuntungan. Bukan hanya mendatangkan pengunjung yang tidak berniat membeli.

Sistem pembayaran iklan di adwords adalah per klik. Jadi anda diharuskan membayar setiap pengunjung yang mengklik iklan anda!. Bayangkan jika pengunjung iklan anda adalah orang yang hanya bertujuan mencari informasi, bukan berniat membeli produk. Pastilah anda akan mengalami kerugian dalam beriklan.

Metode iklan yang saya gunakan biasa disebut dengan SKAG (Single keyword per adgroup) Metode ini memiliki kelebihan yaitu dapa menjangkau semua buying keyword yang kita target sehingga hasil iklan menjadi maksimal

Dalam membuat iklan google adword ada beberapa tahapan yang saya lalui.

  1. Keyword Researh: pada fase ini saya mencari keyword yang relevan dengan produk dan memiliki kecendungan orang yang datang menggunakan keyword tersebut adalah calon pembeli potensial.
  2. Pembuatan Campaign, Adgroup, dan ads menggunakan adword editor: Saya menggunakan adwords editor untuk mempercepat prose pembuatan iklan. Dengan adword editor saya mampu membuat 600 variasi iklan dalam sehari.
  3. Setup Ads Extension: tahapan ini bertujuan agar iklan yang ditampilkan lebih kaya akan pilihan produk, no telpon, UPV. Tujuanya adalah untuk memperbesar kemungkinan iklan kita di klik oleh pengguna google
  4. Penambahan negative keyword untuk mencegah iklan kita tampil di kata kunci yang tidak kita inginkan.

Mari kita bahas satu persatu langkah membuat iklan tersebut

 

3. Keyword research

Keyword research atau meneliti kata kunci merupakan hal yang terpenting dalam membuat iklan di adwords. Khusus untuk adwords kita menargetkan kata kunci dengan tipe buying keywords (jual, Harga, Distributor, Price, For sale, Murah, Suplier, Toko dll).

Baca: Mengenal jenis keyword dan pemanfaatanya

Kenapa demikian? Karna buying keywor memberikan sinyal bahwa orang yang mencari dengan kata kunci tersebut ada pada top of funnel yaitu orang yang telah siap untuk membeli sesuatu.

Coba bandingkan 3 kata kunci berikut ini:

Desain sepeda motor

Sepeda motor murah

Jual sepeda motor

Kata kunci pertama memberi taukan kita bahwa orang tersebut tertarik untuk mencari desain bukan untuk membeli sepeda motor, bukankah begitu?

Kata kunci ke 2 dan ke 3 memberikan arahan jelas bahwa ada kemungkinan mereka sudah memiliki budget yang dialokasikan untuk membeli sepeda motor. Maka tentu saja saya akan membuat iklan dengan mentarget kata kunci ke 2 dan ke 3 agar iklan saya bisa mentarget orang yang tepat. Bisa dipahami kan?

Ok next, Saya menggunakan Keyword planner yang merupakan tools bawaan google adwords. Saya lakukan dengan branstorming terlebih dahulu kata kunci umum. Misalnya saya ketik motor.

Setelah saya dapatkan. Saya download dan buat list ranking kata kunci yang akan ditarget.

Terdapat 3 kategori kata kunci:

  • Buying keyword: Digunakan untuk beriklan
  • Informational Keyword: Digunakan nanti untuk membuat blog
Irrelevan keyword: adalah keyword yang tidak ada hubungannya dengan produk kita.

         

4.  Proses Pembuatan Campaign

Setelah saya mendapatkan kata kunci yang terbaik selanjutnya saya olah menggunakan excel. Pertama saya buat 3 variasi matching keyword.

Baca juga: Memahami matching keyword dalam adwords

  1. Broad Modified ditandai dengan +keyword
  2. Phrase ditandai dengan “keyword”
  3. Exact ditandai dengan [Keyword]

Masing-masing adgroup terdiri dari satu kata kunci dengan 3 variasi matching keyword tersebut.

Selanjutnya masih dalam excel yang sama saya buatkan sheet baru yang bersisi 3 variasi ads yang akan saya gunakan. Sama dengan keyword 3 variasi ads tersebut saya gunakan untuk split testing. Tujuannya adalah untuk menseleksi keyword dan ads mana yang memiliki performa terbaik setelah iklan dijalankan. Sehingga nantinya saya bisa membuat keputusan untuk mempause atau  menjalankan keyword dan ads tertentu.

Selanjutnya mari kita membuat campaign di Adwords!
Ini adalah prose yang banyak membingunkan bagi orang yang baru belajar karna banyak sekali pengaturan yang harus dipahami.

Tapi tenang, saya akan bimbing menggunakan pengaturan yang biasa saya pakai untuk menghasilkan konversi yang optimal. Untuk Langkat step by step detailnya bisa dibaca DISINI
Caranya adalah klik tompol Merah + campaign. Pilih Search Network Only

Pilih Setting Berikut:

  1. Campaign Name: (singkatan nama anda_produk_Jenis campaign_tanggal campaign)
  2. Type: All features
  3. Networks: Hilangkan Checklist Include Search Partners
  4. Location: Indonesia (Bisa anda persempit jika anda hanya metarget daerah tertentu)
  5. Language: indonesia, english
  6. Bid Strategy: Manual CPC
  7. Defaul bid: 3000 (Tergantung persaingan produk)
  8. Budget: 50000 ribu untuk testing
  9. Advanced Setting:
          Schedule: Atur on of iklan sesuai dengan jam kerja cs

Selanjutnya klik save and continue untuk melanjutkan Ad group dan pembuatan ads.

Pada kolom Adgroup Name: isi dengan konvensi berikut

(kata kunci yang anda target_skag)

Isi kolom create ad berupa

  1. Final url: Halaman situs tujuan
  2. Headline 1: Kata-kata promosi (30 karakter)
  3. Headline 2: Kata-kata promosi (30 Karakter)
  4. Path: Isi dengan subdirektori url
  5. Description: Deskripsi produk yang ingin diiklankan atau bisa juga berisi (Unique Value Preposition)
  6. Klik Ad URL Options lalu pilih mobile URL
  7. Masukkan satu contoh kata kunci di kolow “Add your keywords here”
  8. Pada kolom defauld bid pilih 3000
  9. Klik Save ad group

Kita baru saja selesai membuat sebuah iklan menggunakan Adwords!

Untuk satu produk jumlah variasi kata kunci yang terdapat sangat bervariasi. Hal ini bergantung dengan tingkat pencariannya di search engine. Maksimal saya buat ads untuk 200 kata kunci.

Jika kita lakukan dengan cara manual seperti tadi maka akan sangat memakan waktu dan kemungkian human erornya besar.

Oleh karena itu saya menggunakan bantuan Adwords editor untuk membuat campaign dalam jumlah besar dan akurat.

 

5. Setup Add Extension

Agar iklan saya terlihat menarik dan lebih berbobot maka saya tambahkan ads Extension berupa:

  • Callout: berisi UPV.
  • Site Link: relevan produk.
  • Phone Extension: No Telpon yang bisa dihubungi.
  • Structured Snipped extention: Isi dengan fitur produk.

 

6. Setup Negative Keyword

Negatif keyword bertujuan untuk mencegah iklan saya tampil di kata kunci yang bukan buying keyword misalnya:

  1. Desain Rumah Indah
  2. Cara membuat tas wanita
  3. Sentrifuse adalah

Negative keyword terbagi menjadi 2: Campaign level dan adgroup level

Kata kunci yang saya tandai merah saya gunakan pada campaign level. Sedangkan untuk adgroup level saya gunakan kata kunci buying keyword untuk mencegah keyword kanibalism.

 

7. Optimasi Iklan

Matrix penting yang perlu diperhatikan untuk optimasi iklan adalah

  • Impression: Jumlah tanyangan iklan
  • CTR: Persentase klik iklan dibandingkan dengan jumlah tayangan
  • Cost perconversion

Rule:

  1. Jika impression rendah: maka cek monthly search volume untuk keyword spesifik. Bandingkan dengan impression 2 minggu lalu. Jika berkurang maka ada masalah di bidding. Maka perlu di atur ulang kembali.
  2. Jika CTR berkurang maka ada masalah di ADS. Silahkan perbaiki ads menggunakan variasi yang lebih sesuai untk menaikkan relevan score.
  3. Jika Cost perconversion mahal maka ada 2 kemungkinan disebabkan karna keyword yang kita bidik tidak relevan atau karena landing page yang kita gunakan. Jika masalah nya pada keyword maka pause keyword tersebut. Jika masalahnya pada landing page maka optimasi UI/UX dari page tersebut.

Anda bisa mempercepat optimasi dengan cara menaikkan budget iklan dilevel campaign. Perlahan dengan optimasi terus menerus maka iklan Anda akan berjalan dengan efisien. Jika anda bekerja sesuai prosedur maka anda bisa mendapatkan jumlah lead yang sama dengan budget setengah budget awal atau malah kurang!

 

6. Remarketing

Tujuan dari remarketing adalah untuk mentarget ulang orang-orang yang pernah mengunjungi halaman tertentu dari website Anda. Metode ini penting karena kebanyakan orang tidak memutus membeli dalam 1 kali penayangan. Mereka membutuhkan 4-7 kali penayangan iklan hingga mereka merasa mantap untuk menentukan pilihan membeli di toko anda.

Untuk setup remarketing saya gunakan code javascrips spesifik yang telah disediakan oleh google tag manager.

Selanjutnya kita setting Google display ads untuk ditampilan di situs mitra google!

Sekian studi kasus adword yang saya gunakan dalam beriklan.

Saya akan terus update agar teman-teman bisa tau trend terbaru mengenai adwords marketing dan bisa lansung menerapkannya!

Bagi Anda yang tertarik ingin belajar step by stepnya bisa belajar lewat buku ini: Panduan adwords untuk toko online!

Leave a Reply